![]() |
Foto: Pixabay |
Siapa yang tidak suka steak? Hidangan lezat berbahan dasar daging ini memang punya tempat khusus di hati banyak orang. Namun, tahukah kamu bahwa setiap negara memiliki cara unik dalam mengolah steak? Dari saus khas hingga teknik memasak yang berbeda, steak dari berbagai negara menawarkan pengalaman kuliner yang beragam. Bagi kamu yang suka dengan dunia kuliner silakan juga untuk mengunjungi blog Review Restoran & Kuliner Terbaik Di Dunia untuk menambah wawasan dan informasi. Yuk, kita jelajahi bersama beberapa varian steak dari berbagai penjuru dunia!
1. Amerika Serikat: Ribeye Steak yang Berlemak dan Juicy
Di Amerika Serikat, steak adalah bagian dari budaya kuliner yang tak terpisahkan. Salah satu jenis steak paling populer adalah ribeye steak. Dagingnya dikenal dengan marbling (lemak intramuskular) yang melimpah, membuatnya sangat juicy dan penuh rasa. Biasanya, ribeye steak dimasak dengan teknik grilling atau pan-searing dan sering disajikan dengan saus barbekyu atau mentega bawang putih.
2. Argentina: Asado yang Dimatangkan dengan Teknik Sempurna
Jika berbicara tentang steak, Argentina adalah salah satu negara yang wajib disebut. Asado adalah teknik memanggang daging yang sangat populer di sana. Daging sapi berkualitas tinggi dipanggang perlahan di atas bara api menggunakan parrilla (panggangan khas Argentina). Steak ini biasanya dinikmati dengan chimichurri, saus berbahan dasar peterseli, bawang putih, dan minyak zaitun yang memberikan sensasi segar dan gurih.
3. Jepang: Wagyu yang Lumer di Mulut
Daging wagyu dari Jepang terkenal dengan teksturnya yang lembut dan kandungan lemaknya yang tinggi. Salah satu jenis steak terbaik di dunia berasal dari Kobe, Matsusaka, dan Ohmi. Teknik memasaknya pun sangat hati-hati, biasanya dipanggang dengan suhu rendah agar lemaknya meleleh sempurna. Wagyu steak sering disajikan tanpa banyak bumbu tambahan agar rasa asli daging tetap terasa.
4. Prancis: Steak au Poivre dengan Saus Merica yang Khas
Prancis dikenal dengan teknik memasak yang elegan, termasuk dalam mengolah steak. Salah satu menu yang terkenal adalah Steak au Poivre, yaitu steak yang dilapisi lada hitam kasar lalu dimasak dengan mentega. Keunikan steak ini terletak pada sausnya yang dibuat dari campuran krim dan brendi, memberikan rasa kaya dan sedikit pedas yang menggugah selera.
5. Italia: Bistecca alla Fiorentina yang Besar dan Menggoda
Dari Italia, ada Bistecca alla Fiorentina, steak khas wilayah Tuscany yang menggunakan daging sapi Chianina. Steak ini dipanggang dengan bara api panas dan disajikan rare atau medium-rare, agar tetap juicy dan beraroma khas. Uniknya, steak ini biasanya hanya diberi sedikit garam, merica, dan minyak zaitun, karena dagingnya sendiri sudah memiliki rasa yang kaya.
6. Brasil: Picanha dengan Lapisan Lemak yang Gurih
Steak khas Brasil yang wajib dicoba adalah Picanha. Bagian daging ini memiliki lapisan lemak tebal yang memberikan rasa khas saat dipanggang. Teknik memasak churrasco yang menggunakan tusuk sate besar dan bara api membuat steak ini memiliki aroma smokey yang menggoda. Biasanya, Picanha disajikan dengan garam kasar tanpa saus tambahan.
7. Australia: T-Bone Steak yang Kaya Rasa
Australia juga memiliki budaya steak yang kuat, dan salah satu jenis yang populer adalah T-Bone Steak. Daging ini memiliki dua bagian, yaitu tenderloin yang lembut dan striploin yang lebih kenyal. Teknik memasaknya mirip dengan gaya Amerika, sering kali dipanggang dengan bumbu sederhana seperti garam, merica, dan mentega untuk mempertahankan rasa asli daging.
Steak dari berbagai negara memiliki keunikan tersendiri, baik dari jenis daging, teknik memasak, hingga saus pelengkapnya. Dari juicy ribeye ala Amerika hingga lembutnya wagyu Jepang, setiap steak menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda.
0 Comments